Sunday, February 15, 2015

Perubahan dalam hidupku

saya tulis ini, sambil merasa berat sekali di hati, perjalanan hidup yang kulalui selama 7 bulan ini sangat lah berat sekali,

sejak toko Ariegypsum Jalan Jatinegara barat no 66 dibongkar, saya kesulitan sekali mencari uang, sehingga unag tabungan perlahan lahan mulai habis, harta benda juga sudah di jualin sedikit demi sedikit.

sampai sekarang belum ada titik terang lagi, kepala saya pusing dan stress, badan pun jadi melar, hahahahaha

saya membuka sebuah toko gypsum lagi di Jalan jatinegara timur no 34, mengandalkan langganan, karena kondisi disini tidaklah sama dengan toko lama, benar benar sepi, sehingga untuk membayar 3 orang pegawai saja saya harus nombok, belom lagi pengeluaran harian

+- yang telah saya habiskan selama 7 bulan ini 170 juta rupiah, itu uang dari hasil ngumpulin selama buka toko gypsum yang pertama, sedih rasanya, saya ngumpulin 1-5jt /bulan dan harus habis hanya dalam 7 bulan,

saya tidak pernah merasakan hal seperti ini sepanjang hidup saya, saat saya merintis gypsumn langsung diberikan hasil yang banyak

memang ini sudah perjalanan hidup saya dan keluarga saya,

saya sekarang sedang merintis bisnis CENDOL saya beri nama CENDOLSIN, baru buka tanggal 18 Desember 2014, dengan hasil yang lumayan sehingga saya bisa memakai pegawai untuk menjaga stand Cendol saya, dan membuka satu cabang lagi di dalem pasar jatinegara, tapi apa daya, responnya di dalam pasar tidak lah sebagus yang utama, sehingga masih nombok untuk itu,


sekarang cendol utama saya di berikan cobaan lagi, sebelah toko cendol saya ada toko es Cone, dan langganan langganan saya pada pindah semua kesana, karena harga saya 7000,- es cone saja 3000,-

pusing sekali, bukannya tidak untung, tetap cendol saya masih untung, hanya berkurang karena kena hantaman pengusaha es cone yang harganya benar2 murah..

saya bingung kenapa ini bisa terjadi sekarang saya hidup hanya dari tabungan yang cepat atau lambat akan habis,

kasihan istri dan anak saya.

TAPI SAYA TIDAK AKAN PUTUS ASA...
Selama masih ada TUHAN di hati saya, saya akan bisa melalui semuanya dengan baik,

anak saya JACINDA ADRIAN adalah anak yang periang ceria dan penyayang, juga dia anak yang pintar, saya sayang dan sangat mencintai dia, anak saya sumber semangat saya, disaat saya lelah, dia begitu semangatnya mijitin dan ajak main saya, saat mereka tidur saya hanya melihat wajah mereka dan meminta maaf, bahwa 7 bulan ini adalah bulan yang begitu sulit untuk saya dan keluarga, banyak perubahan perubahan besar dalam hidup dia,

begitu juga istri saya

Istri saya LUSIANA adalah ISTRI yang HEBATT!!!
Saya yakin seyakin yakinnya bahwa dialah yang menjadi penyemangat saya,
memang kadang dia DOWN atas kejadian ini, tapi di rela juga harta miliknya saya gunakan untuk keperluan hidup kami sekeluarga, dan tidak mengeluh sama sekali, tapi saya berjanji, jika saya bisa bangkit lagi akan saya berikan 3x lipat dari pada yang saya ambil.

saya hanya Bisa berdoa YA TUHAN. tolong bantu keluarga kecil saya ini, berikanlah saya dan keluarga jalan keluar, agar saya bisa mencukupi kebutuhan keluarga saya,

saya sempat marah sama TUHAN, karena membuat keadaan saya jadi begini, tak terhitung lagi segala daya dan upaya saya kerahkan untuk menyetabilkan kondisi saya

tetapi hasilnya masih lebih besar pasak dari pada tiang

Tetapi saya sadar, tidak ada gunanya marah pada TUHAN, mungkin ini sudah perjalanan hidup saya, dan masih diberikan kekuatan dan kesabaran yang sangat besar, dan mengirimkan ISTRI dan ANAK yang luar biasa menjadi pendamping hidup saya


SAYA AKAN KELUAR DARI MASA SULIT INI... SAYA YAKIN ATAS NAMA MU TUHAN YESUS KRISTUS JURU SELAMAT

Sunday, February 8, 2015

MIND SET

Langkah Mengubah Hidup dari Kuli jadi Pengusaha
Paradigma yang sudah terlanjur di masyarakat kita adalah :” Putus sekolah jadi kuli” . Kalimat ini bahkan di copy oleh jutaan orangtua
Maksudnya mungkin baik, yakni untuk memotivasi agar anak anak mau melanjutkan studi mereka di Perguruan Tinggi. Tetapi tanpa sadar, kalimat yang selalu menjadi “jimat” para orang tua ini, bisa menjadi boomerang bagi anak anak yang putus sekolah. Karena dalam benak mereka sudah tertanam dan bertumbuh kembang, sebuah benih negatif ,yakni :” karena mereka putus sekolah, maka satu satunya jalan adalah menjadi kuli”
Padahal kalau mau membuka cakrawala berpikir kita dan melihat kesekeliling ,bahwa sebagian terbesar orang orang sukses di Indonesia, bukanlah orang yang menyandang berlapis lapis gelar. Melainkan orang orang biasa,yang memiliki keberanian dan tekad yang luar biasa.
Langkah langkah yang harus di tempuh adalah :
  • Memiliki hasrat dan tekad untuk mengubah hidup
  • Mau bekerja keras dan cermat

  • Mengamati setiap peluang untuk bisa maju

  • Pegang teguh kejujuran

  • Fokuslah pada apa yang dicita citakan
Tanamkan pada diri, bahwa hidup tidak akan berubah, bila kita tidak berniat mengubahnya.
Sukses Bisa di Raih dari Berbagai Sisi
Sukses berarti bisa membahagiakan keluarga. Orang yang sukses dalam studinya dan mendapat gelar Doktor, tapi keluarganya morat marit, tidak dapat dikatakan sukses. Kendati sukses tidak identic dengan kaya, tetapi kemiskinan bukanlah gambaran dari sebuah kesuksesan
Tukang Roti Keliling Jadi Pemilik Pabrik Roti
Kami mengenal seorang anak muda, nama Ari , asal dari Pulau Bali. Merantau dalam usia 36 tahun ke Pulau Lombok dan bekerja serabutan selama 2 tahun, namun karena tidak mencukupi kebutuhan hidup,sementara ia sudah berkeluarga. Mencoba berjualan roti dengan mengendarai sepeda.
Dalam suatu acara sosial,kami bertemu Ari di Mataram. Ia bercerita tentang morat maritnya kehidupan ,Dari pagi hingga malam mengitari kota Lombok, keluar masuk gang,menjajahkan rotinya, namun hasilnya sangat minim. Saya mencoba memberikan motivasi ,bahwa saya sudah mengalami hidup morat marit sewaktu masih muda, namun sekarang sudah bisa menikmati hidup layak. Saya sarankan pada Ari , agar ia mencoba memperluas jaringan untuk bisa memasarkan rotinya lebih banyak. Karena kalau ia tetap berkeliling naik sepeda, maka kemungkinan besar,seumur hidup ia akan jadi pedagang roti keliling.
Saran saya pada Ari, agar ia menitipkan roti di tiap kedai yang ada di daerah kediamannya. Cukup 5 buah roti satu tempat. Kalau ada 20 kedai berarti , kesempatan untuk rotinya terjual adalah 20 kali kesempatan, daripada ia sendiri yang berkeliling kota,
Ternyata Ari mengikuti saran saya dan dalam waktu dua minggu kemudian menelpon dengan berbesar hati, bahwa tiap kedai rotinya terjual minimal 3 biji sehari, berarti ada 20 x 3 = 60 buah roti, terjual dalam satu hari. Luar biasa, padahal menurut Ari, selama ia berjualan keliling paling banter cuma laku 15 buah sehari.
Tahun lalu ketika kami berkunjung ke Mataram, Ari minta ijin untuk menjemput kami. Suatu surprise yang luar biasa, kami dijemput dengan mobil Honda Freed yang masih baru ,Dibawa kepabrik rotinya ,dimana ada 40 orang karyawannya. Bahkan begitu besar rasa terima kasihnya, kamar hotel kami dilunasi oleh Ari tanpa setahu kami dan kemudian selama 2 hari ,kami dijemput untuk makan siang dan malam.
Yang membuat kami ikut bersyukur,tentunya bukan karena ditraktir makan dan biaya hotel, tapi menyaksikan kesuksesan yang luar biasa Dari tukang roti keliling, sekarang jadi pengusaha dan pemilik pabrik roti, Padahal Ari tidak tamat SMA.
Bila Motivasi kita bisa mengubah Hidup Orang Lain
Oleh karena itu, saya semakin termotivasi untuk menulis, setidaknya tulisan saya mampu membuka tirai, untuk orang lain mendapatkan jalan untuk mengubah hidupnya. Tanpa sama sekali merasa berjasa,selain rasa syukur,bahwa saya sudah dapat mengisi hidup dengan hal yang bermanfaat bagi orang lain.
Mengubah cara berpikir Mengubah Jalan Hidup
Menyimak kisah hidup Ari yang berubah total,sesungguhnya tidak ada yang istimewa, Saya hanya memberikan sebuah sentuhan , agar Ari mengubah cara berpikirnya. Yakni, :”daripada berjualan roti sendirian, lebih baik ada 20 orang yang ikut menjualkan”
Sederhana, namun telah membuka cakrawala berpikir Ari. Mengubah cara berpikir,akan mengubah tindakan, Ia tidak lagi menjual roti sendirian, tapi menerapkan sesuai saran saya, ternyata memang benar, Hasil kerja dari 20 orang, pasti lebih banyak daripada berjualan seorang diri.
Catatan Penulis’
Tulisan ini bukan imajinasi dan bukan juga sebuah karangan, melainkan diambil dari contoh kehidupan nyata, putus sekolah, bisa jadi pengusaha. Saran bagi yang putus sekolah, jangan berkerja hanya dengan otot, tapi gunakanlah akal budi. Tidak rumit, seperti contoh. Logika yang sangat sederhana, 20 orang menjual, pasti lebih banyak hasilnya dari pada 1 orang. Walaupun keuntungan harus berbagi.
Semoga dari tulisan sederhana ini, dapat dipetik manfaatnya. Kalau Ari, yang SMA saja tidak tamat bisa sukses, mengapa anda tidak?
Mount Saint Thomas, 7 Agustus 2014

Sunday, July 20, 2014

Jika kamu menyadari ini, hidup kamu pasti lebih baik

Seandainya Kamu Tahu Hal-Hal Ini Dari Dulu, Hidupmu Pasti Jauh Lebih Baik

Hidup adalah proses belajar yang tidak ada habisnya. Dalam setiap momen kehidupan agan akan dikejutkan oleh pelajaran yang bisa agan ambil darinya. Tapi tidak jarang juga agan akan terkaget-kaget menghadapi berbagai permasalahan yang tidak terkira.

Saat menghadapi masalah, pernah nggak sih agan berharap sudah tahu harus melakukan apa sebelumnya? Pernah nggak sih agan menyesal karena baru mendapatkan kebijaksanaan yang diperlukan setelah masalah yang membuat agan galau usai? Ini nih hal yang akan membuat hidup agan lebih baik, jika saja agan ketahui 10 tahun lebih awal.

1. Hidup Tidak Bisa Hanya Dijalani Tanpa Rencana

Semboyan go with the flow tidak akan membuat hidupmu bergerak ke arah yang lebih baik. Sesantai apapun kamu, hidup harus tetap punya tujuan yang ingin dicapai. Salah satu langkah awal mencapai kesuksesan adalah dengan merencanakan hidupmu.

Kamu nggak bisa cuma bangun-kuliah-main-pacaran kemudian berharap jadi pribadi yang berhasil. Dari awal kamu harus menetapkan mimpi yang ingin kamu raih, usaha apa yang bisa kamu lakukan untuk mencapainya, mengondisikan hidupmu sedemikian rupa agar impian itu semakin dekat.

2. Sesempurna Apapun Rencanamu, Selalu Ada “Plot-Twist” Yang Membuat Keinginanmu Tidak Tercapai

Hidup punya selera humor unik yang bisa memutar-balikkan semua rencana yang sudah kamu susun rapi. Ibaratnya nih, kamu udah siap perang di laut – eeeh malah dihadang via darat. Selalu ada kejutan yang membuat persiapanmu terasa tidak berguna.

Senewen dan kesal karena seluruh usahamu sia-sia adalah hal yang wajar dalam hidup. Tapi suatu hari semua hal yang kamu lakukan tetap akan bermanfaat di kesempatan lain. Kamu hanya perlu bersabar.

3. Cuma Kamu yang Bisa Menyelamatkan Dirimu Sendiri

Saat jatuh atau gagal, kamu tidak bisa mengandalkan siapapun selain dirimu sendiri. Dorongan dari orang-orang tersayang akan membuatmu mampu berdiri. Tapi kamu tidak akan mampu berjalan kalau tidak punya semangat untuk keluar dari kesulitan.

Semua permasalahan yang kamu hadapi akan membuatmu sadar, terus-terusan mengharapkan bantuan dari orang tidak akan membuatmu berkembang. Kamu akan mulai menguatkan diri untuk menghadapi berbagai masalah dengan berani.

4. Lari Dari Masalah Hanya Akan Membuatnya Makin Parah

Masalah akan selamanya jadi masalah jika tidak kamu dihadapi. Sekuat apapun kamu sembunyi, dia akan menemukan jalan untuk muncul lagi di depan mukamu. Kamu akan merasa tidak nyaman, malas memulai usaha mengurai benang yang sudah kusut.

Tapi saat masalah itu sudah berani kamu hadapi, semuanya akan terasa lebih ringan kok. Giliranmu bertanya-tanya dan menyesal sendiri. Kalau dihadapin aja bisa selesai, kenapa kemarin kamu repot-repot menghindar terus ya?

5. Hidup Tidak Selamanya Baik-Baik Saja, Dan Kamu Harus Bisa Terima

Ada kalanya kamu akan merasa dipercundangi oleh hidup. Sepertinya kamu udah berusaha sebaik mungkin, tapi kok ya masih saja tersangkut masalah. Seiring berjalannya waktu kamu akan paham bahwa hidup selalu terdiri dari 2 bagian: manis dan pahit. Keduanya akan menyapamu secara bergantian.

Ketika hidup sedang tidak baik-baik saja kamu hanya harus terus menjalaninya sebaik mungkin. Mengutuk masalah hanya akan membuatnya terasa makin berat. Kamu akan belajar banyak tentang bagaimana caranya berdamai dengan hal yang membuatmu tidak nyaman.

Membuat yang tidak baik-baik saja jadi bisa diterima.

6. Berusaha Menyenangkan Semua Orang Hanya Akan Membuang Waktumu

Sebaik apapun kamu, tetap akan ada orang yang tidak suka padamu. Kamu cuma punya 2 pilihan: fokus pada apa yang sedang kamu lakukan, atau memikirkan pendapat mereka yang penuh celaan. Menyadari keberadaan mereka yang secara gamblang menunjukkan penolakan akan membuatmu tidak nyaman.

Kamu akan berusaha mengubah cara pandang mereka padamu. Menyesuaikan perilaku dengan hal yang mereka mau. Tapi pada akhirnya kamu akan tahu, sebagai manusia biasa kamu tidak punya kemampuan untuk membuat semua orang sepakat dengan pilihan hidupmu.

Kesadaran itu akan membuatmu meletakkan pendapat negatif di sisi hidup yang sulit dijangkau. Energimu sudah habis untuk mengejar impian. Kamu malas kalau harus bersusah payah mengambil hati mereka yang selamanya tidak akan bisa sejalan.

7. Berbohong itu Seperti Menggali Kuburanmu Sendiri

Menutupi kesalahan dan kekuranganmu dengan kebohongan tidak akan menyelesaikan masalah. Sesaat semua akan berjalan baik-baik saja, tapi ketika kebohonganmu mulai terkuak perlahan hidupmu akan hancur. Kepercayaan adalah hal nomor 2 tersulit untuk didapatkan kembali, setelah iman.

Berbohong tidak hanya menghancurkan dirimu, tapi juga menyakiti orang-orang yang kamu sayangi. Lubang yang ditimbulkan oleh kebohongan tidak akan mudah tertutup oleh perhatian dan kebaikan. Seandainya kamu tahu lebih awal kalau berbohong itu seperti bunuh diri……

8. Menjaga Pertemanan Itu Butuh Usaha

Teman akan berubah jadi spesies langka. Jika dulu kalian selalu menghabiskan waktu bersama, semakin dewasa kesibukan dan tanggung jawab membuat kalian larut dalam rutinitas. Kehilangan jejak teman yang dulunya dekat jadi hal yang biasa terjadi.

Seandainya kamu tahu dari awal, bahwa ikatan pertemanan juga butuh diperjuangkan agar bisa bertahan. Kalian perlu meluangkan waktu untuk saling berkirim kabar, menyempatkan diri berkumpul ditengah kesibukan. Hubungan pertemanan yang tidak diusahakan perlahan akan hilang dan dilupakan.

9. Mengeluh Tidak Akan Menyelesaikan Masalah

Keluhan adalah tanda tidak dewasanya kamu dalam menghadapi masalah. Terus-terusan menceritakan beratnya hidupmu pada orang lain tidak akan membuatnya lebih ringan. Di satu masa kamu akan getol menceritakan semua hal yang salah dalam hidupmu pada dunia.

Lewat media sosial, lewat curhatan di blog sampai bercerita langsung ke teman-teman.

Tapi seiring waktu kamu akan sadar bahwa sekeras apapun kamu mengeluh, masalah tidak akan menjauh. Mengeluarkan keluh dari mulut malah membuat masalah terasa lebih berat dan terlihat lebih nyata. Keluhan justru makin membuatmu lemah.

10. Makan Seenaknya Tapi Bisa Tetap Langsing Tidak Akan Bertahan Lama

Tubuhmu akan berontak kalau tidak dijaga dengan baik. Masa-masa bisa makan bebas tapi tetap punya badan bagus akan lewat dengan cepat kalau kamu tidak berusaha untuk mempertahankan bentuk tubuhmu.

Ternyata olah raga itu penting banget, memilih makanan sehat juga tidak bisa dilupakan begitu saja. Kamu akan sadar kalau bentuk tubuh dan kesehatan tidak bisa didapatkan dengan mudah. Perlu perjuangan keras untuk tetap berada di penampilan terbaikmu.

Penampilan oke yang didapat dari keringat dan kerja keras hanya boleh kamu bagi dengan seseorang yang benar-benar menghargaimu.

11. Kamu Tidak Perlu Takut Berdandan Hanya Karena Akan Dicap Tidak Punya Otak

Stigma bahwa mereka yang menjaga penampilan pasti bodoh itu 100% tidak benar. Berdandan dan memperhatikan penampilan luar bukan berarti otakmu kosong. Justru hal ini menunjukkan kalau kamu cukup sayang pada dirimu sendiri dan ingin menghargai apa yang sudah kamu miliki.

Mereka yang nyinyir karena kamu terlihat awesome, fabulous dan pintar disaat bersamaan biasanya cuma iri aja sama kamu. Jadi cuekin aja omongan mereka...

12. Cinta yang Baik Tidak Akan Terasa Memberatkan

Dalam beberapa episode hidup kamu akan dihadapkan pada jenis cinta yang membuat hidupmu makin rumit. Drama, pertengkaran, kecemburuan — semuanya memakan waktumu. Menghabiskan energi, membuatmu terdistraksi dari fokus hidup dan impian yang sedang kamu perjuangkan.

Kamu akan mengira bahwa konflik macam itu adalah bagian yang tidak terpisahkan dari cinta. Perasaan yang kuat layak kamu perjuangkan, tidak peduli drama macam apa yang menghadang di depan. Hingga akhirnya kamu lelah, menyerah.

Dari pengalaman ini matamu akan terbuka. Cinta sepatutnya tidak membuatmu terbebani. Kasih tulus yang tertakdirkan untukmu justru akan memuluskan hidup. Ketika terlalu banyak masalah dalam sebuah hubungan, bisa jadi kamu dan dia memang tidak digariskan bersisian.

13. Sendiri Lebih Baik Dibanding Bertahan Dalam Hubungan Yang Membuatmu Keropos

Hubungan romantis bisa jadi bahan bakarmu untuk melesat maju, tapi juga bisa jadi pisau yang secara misterius menusukmu dari belakang. Kamu akan keras kepala menancapkan kakimu di tanah nyaman sebuah ikatan yang sudah lama terjalin.

Enggan mengakui kalau sudah tidak ada yang harus diperjuangkan lagi.

Bertahan dalam sebuah hubungan yang tidak sehat secara perlahan akan menggerogoti dirimu sendiri. Tanpa sadar kamu bertansformasi jadi orang yang pahit, merasa kalau cinta hanya akan menciptakan sakit. Anehnya, keputusanmu untuk keluar dari hubungan itu justru memberimu rasa bebas. Lepas.

Pernah menghadapi hubungan cinta yang tidak sehat jadi refleksi untukmu. Kesendirian ternyata lebih terasa melegakan dibanding pendampingan semu yang menyakitkan. Menghadapi dunia diatas kaki sendiri ternyata tidak semenakutkan yang selama ini kamu bayangkan.

14. Menyimpan Dendam Dan Kesal Adalah Racun Untuk Hidupmu

Akan selalu ada orang yang membuatmu sakit hati. Dunia tidak akan selamanya berpihak pada kebahagiaanmu. Bahkan teman yang selama ini kamu percaya bisa berbalik jadi musuhmu. Kamu akan mengalami rasa geram yang teramat sangat. Marah, dendam, seakan tidak bisa memaafkan.

Kamu berjanji pada diri sendiri, tidak akan pernah memaafkannya. Seumur hidup kesalahan itu tidak akan sedikitpun dilupakan. Tapi apakah keinginan untuk balas dendam itu akan membuat hidupmu terasa ringan? Apakah semua sepadan?

Jawabnya, tidak. Mengikhlaskan rasa sakit, berdamai dengan kekecewaan adalah satu-satunya jalan agar kamu bisa menjalani hidup dengan tenang. Menyimpan amarah dan kesal di dada itu tidak jauh berbeda dari menebar racun di dalam tubuhmu. Sesaat kamu akan merasa baik-baik saja, tapi ia pelan-pelan menemukan jalan untuk membunuhmu.

15. Cinta Ternyata Bisa Datang Dari Mana Saja

Cinta ternyata tidak sedangkal hubungan romantis antara dua orang yang dimabuk asmara. Setelah bebas dari cinta yang membuatmu terpuruk, kamu akan sepakat bahwa cinta bisa kamu dapatkan dimana saja.

Rasa nyaman dari pelukan di ujung hari yang melelahkan akan digantikan dengan canda tawa bersama keluarga. Tempat berbagi cerita yang dulu sempat diambil perannya oleh satu orang saja kini diisi oleh sahabat-sahabatmu yang selalu ada. Dan semua itu, tetap membuat hatimu hangat.

Kamu tidak butuh orang lain untuk merasakan cinta. Yang kamu butuhkan hanya mata yang mampu terbuka lebih lebar, untuk mengapresiasi semuanya.

16. Saat Kamu Rela Melepaskan, Perlahan Hal yang Lebih Baik Akan Datang

Melepaskan seseorang atau sesuatu yang sangat kamu cintai akan terasa berat. Terlebih jika perpisahan itu tidak datang dari keinginanmu sendiri. Kamu akan jadi pribadi keras kepala, enggan mengeluarkan diri dari kenangan indah selama ini. Meskipun kamu tahu, kisah itu tidak akan mungkin terulang lagi.

Proses melepaskan ternyata tidak semudah yang kamu bayangkan. Kenangan bukanlah musuh utama, bukan pula rasa rindu. Dirimulah yang jadi sekutu jahat yang bisa menghancurkan perjuanganmu sendiri. Dalam proses melepaskan, kamu akan banyak berbincang dengan diri sendiri.

Jadi pendengar yang baik atas kata hati.

Hingga tiba saatnya hal yang lebih baik menghampirimu. Kamu akan melupakan luka dan sakit yang pernah kamu rasakan. Kini kamu sepenuhnya tahu, kebaikan tidak akan pernah datang pada dia yang enggan menatap masa depan.

Rela melepaskan, jadi kunci baik bagi sebuah perjalanan baru yang diharapkan memberimu kebaikan.

17. Hidup Terlalu Singkat Untuk Bertahan Pada Pekerjaan Yang Tidak Membuatmu Bahagia

Akan ada titik dimana kamu menyetarakan kesuksesan dengan jumlah materi yang bisa kamu masukkan ke kantung. Harga diri seakan ditentukan oleh jenis pekerjaan apa yang kamu punya, mentereng atau tidaknya titel yang bisa kamu dapat. Kepuasan hati akan kamu singkirkan sementara waktu.

Ketika kamu bangun pagi dan merasa enggan memulai hari, barulah kamu akan tahu. Hati tidak pernah bisa dibohongi. Setiap manusia memiliki panggilannya sendiri. Dan pekerjaan yang sedang kamu lakoni sekarang bukanlah panggilanmu.

Melepaskan kenyamanan yang sudah kamu miliki terasa lebih masuk akal dibanding terus bertahan pada pekerjaan yang hanya bisa mencukupi kebutuhan hidupmu. Kamu akan mulai getol mencari apa yang paling kamu mau.

Hidup ternyata terlalu singkat jika hanya digunakan untuk mengumpulkan pundi-pundi dan mengejar gengsi.

18. Manfaatkan Uangmu Untuk Memberi Makan Otak, Gaya Hidup Akan Mengikuti

Kamu harap kamu tahu lebih awal bahwa anggaran untuk pengembangan diri sepatutnya lebih besar dibanding biaya nongkrong di cafe yang harga kopinya terlalu mahal itu. Ikut kelas menulis kreatif, ambil les merajut, bergabung di pelatihan pembuatan film pendek lebih layak jadi hal yang menghabiskan uangmu.

Gaya hidup ternyata tidak ditentukan oleh dimana kamu nongkrong, atau bersama siapa kamu menghabiskan waktu. Selama otak dan dirimu berkembang, gaya hidup yang asyik pasti akan mengikuti dengan sendirinya.

19. Lebih Baik Kamu Bokek Karena Membeli Pengalaman

Tas mahal, sepatu berbagai warna, koleksi jam tangan, tumpukan kemeja berbagai model, makanan enak di restoran yang sedang hits — semuanya menghabiskan uangmu. Sayangnya, mereka tidak akan memberimu apa-apa.

Ketika kamu semakin tua dan merasa kering pengalaman, barulah kamu tertampar. Selama ini kamu memanjakan dirimu dengan kenyamanan, tapi tidak pernah memanfaatkan kemampuan finansial yang kamu miliki untuk memberimu pengalaman.

Kamu akan berharap pernah membawa diri mendaki puncak-puncak tertinggi, melihat matahari muncul di Pegunungan Aso, merasakan lembabnya udara Florida di musim panas, kembali jadi anak kecil yang girang di wahana permainan Lotte World di Korea.

Seharusnya kamu menghabiskan uangmu untuk pengalaman yang akan kamu kenang sampai mati.

20. Keluarga Dan Orang-Orang Tersayangmu Tidak Akan Hidup Selamanya

Pelan tapi pasti, orang-orang yang kamu sayangi sepenuh hati akan diambil dari dunia. Saat itulah kamu mendapat pencerahan (sekaligus tamparan) betapa selama ini kamu menyia-nyiakan kesempatan.

Masih banyak yang ingin kamu berikan, terlalu banyak rencana yang ingin kalian jalankan: tapi kamu terlalu sibuk pada dunia luar. Jangankan menghabiskan akhir pekan, memberi kabar saja jarang kamu lakukan.

Penyesalan setelah ditinggalkan orang-orang tersayang akan memberimu kesadaran. Sepatutnya kamu lebih meluangkan waktu untuk mereka. Seharusnya, mereka tetap jadi prioritasmu sejak awal. Tidak nongkrong bersama teman sesekali tidak akan sesakit selamanya ditinggal pergi.

21. Perkataan Orang Tua Itu Pasti Ada Benarnya

Coba deh, kamu tanya pada dirimu sendiri: “Seberapa sering aku melanggar perintah orang tua?”. Mulai dari yang remeh sampai hal serius, perkataan mereka kerap kita abaikan. Padahal kalau kamu mau jujur mengakui, semua yang mereka katakan pasti ada benarnya.

Biar bagaimanapun, mereka sudah hidup lebih lama. Pengalaman menghadapi berbagai permasalahan hidup tentu lebih banyak jika dibanding kamu. Tidak ada orang tua yang menginginkan hal buruk terjadi pada darah dagingnya sendiri.

Dan seharusnya, kamu tidak perlu terlalu keras kepala untuk mau mendengar saran dari mereka.

22. Perlakuan Orang Padamu Akan Ditentukan Oleh Standar Yang Kamu Tetapkan Sendiri

Banyaknya kekecewaan yang kamu alami akan mempengaruhi standar yang kamu tetapkan pada diri sendiri. Jika sebelumnya kamu tidak akan masuk ke hubungan yang membuatmu tidak berkembang, kini kamu melupakan janji yang sudah kamu buat sendiri.

Ini justru makin akan membuatmu tidak puas. Tidak ada lagi hal yang berjalan sesuai dengan harapan yang kamu idamkan. Semua baru mulai membaik setelah kamu kembali ke standar awalmu. Teguh memegang prinsip meski itu berarti tidak ada hal manis yang bisa kamu cicip.

Kamu tidak bisa berharap orang akan memperlakukanmu dengan baik jika kamu tidak punya standar tegas pada diri sendiri. Jika saja kamu sudah tahu hal ini sebelumnya, hidupmu pasti terasa lebih mudah.

23. Idealisme Adalah Kemewahan Terakhir yang Kamu Miliki Saat Kehilangan Semuanya

Ketika hidup tidak memberimu pilihan yang sesuai dengan idealismemu, kamu akan menerima apapun yang ditawarkan di hadapanmu. Dalam beberapa momen kamu hanya menjalani apa yang ada di depan matamu. Memendam idealismemu dalam-dalam.

Kamu lupa, bahwa hanya dengan idealisme lah kamu bisa bertahan menghadapi berbagai gempuran. Idealisme adalah jangkar yang akan menahan kapal hidupmu ketika ombak bergulung terlalu kuat. Idealisme adalah peta sahih petunjuk jalan pulang.

Ia akan memastikan bahwa kamu hanya tersesat sementara, bukan hilang arah untuk selamanya.

Itu tadi hal-hal yang seharusnya kamu tahu sejak lama, tapi baru kamu dapatkan setelah dewasa dan punya banyak pengalaman. Tidak ada yang perlu disesali, kamu hanya perlu menjalani hidupmu sebaik mungkin dengan memanfaatkan pengetahuan yang sudah kamu miliki.

Saturday, July 19, 2014

cara meningkatkan omset usaha anda






Lima Cara Meningkatkan Omset dan Keuntungan Bisnis Anda



Jadi, bagaimana cara meningkatkan omset sekaligus keuntungan bisnis tersebut? Berikut ini adalah 
caranya yang lebih dikenal dengan istilah Five Business Chasis itu:
siomaysin siomay ayam udang paling enak
1. Perbanyak Prospek (Leads). Caranya dengan iklan, buka cabang
, sebar brosur, ikut pameran dll. Misalnya, anda buka toko di mal.
 Rata-rata yang masuk ke toko anda secara tidak sengaja adalah 1000 
orang, maka prospek/leads anda adalah 1000. Kemudian anda 
sebarkan brosur di pintu gerbang mal yang mengundang orang
 supaya datang ke toko anda. Katakanlah prospek yang yang masuk
 ke toko dari brosur tersebut adalah 100 orang, jadi prospek anda menjadi 1100. 
Semakin banyak yang masuk ke toko anda berarti semakin banyak prospek anda.
2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion). Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk
 anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi anda
 adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual,
 delivery gratis, dll.
3. Naikkan Jumlah Transaksi. Jumlh transaksi adalah bepa banyak transaksi yang terjadi di toko anda per hari,
 per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan
 anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.
4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian. Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya?
 Misalnya toko anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata
 transaksi anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya:
 “Mau tambah french fries pak?” Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: “Yang large atau medium?”
 Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: “Es krimnya mau pak?” atau 
 “Mau coba wafflenya pak?” Begitu seterusnya.
5. Naikkan Margin Keuntungan. Misalnya harga pokok produk anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000
, maka keuntungan anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian anda naikkan harganya
 Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.
Mari kita lihat angka-angkanya:

Sebelum:

Prospek 1000 x Konversi 25% = 250 Orang Konsumen x 2Transaksi x Rata-rata Transaksi 

Rp. 20.000 = Total Omset Rp. 10.000.000 x 25% Margin Keuntungan = Laba Rp. 2.500.000.
Dengan teknik-teknik di atas, kemudian kita berhasil menaikkan 10% saja untuk setiap point Business Chasis
 di atas. Mari kita lihat angka sesudahnya.

Sesudah:

Prospek 1100 x Konversi 27,5% = 302 Orang Konsumen x 2,2Transaksi Rata-rata Transaksi 

Rp. 22.000 = Total Omset Rp. 14.616.800 x 27,5% Margin Keuntungan = Laba Rp. 4.019.620.
Jadi, dengan kenaikan 10% saja dari setiap point Business Chasis di atas berhasil
 menambah laba sebesar Rp. 1.519.620 atau 61%!
www.siomaysin.com

Kiat Mengembangkan usaha Kaki Lima

1. Membuat catatan keuangan (cash flow)
siomay paling enak
Setiap usaha seharusnya memiliki catatan keuangan, meskipun hanya catatan sederhana. Catatan keuangan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui dengan pasti jumlah modal, biaya operasional sehari-hari yang dikeluarkan, dan keuntungan yang diperoleh. Selain itu juga, catatan keuangan juga bisa berfungsi sebagai control atau mengetahui kepastian keuntungan yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari dan bagian mana saja yang harus disisihkan untuk ditabung dan digunakan untuk pengembangan usaha.
Untuk pengajuan peminjaman ke bank, sebuah catatan keuangan juga bisa menentukan diterima atau tidaknya pengajuan tersebut. Catatan tersebut dapat dijadikan jaminan bahwa pedagang telah benar-benar membuka dan menjalankan usahanya. Pihak bank menilai perkembangan usaha dan menentukan layak tidaknya memberikan modal yang diajukan.
2. Tepat menentukan harga jual
Dalam hal ini, Anda harus memastikan harga jual makanan dan minuman bersaing dengan penjual makanan dan minuman yang lainnya. Hampir semua makanan dan minuman kali lima memiliki banyak pesaing. Harga merupakan salah satu faktor penting untuk memenangkan persaingan di tengah banyaknya produk sejenis di pasaran.
Sebagian penjual makanan dan minuman kaki lima tidak mencantumkan harga di daftar menu. Sebaiknya hal ini tidak dilakukan. Selain membuat pembeli bertanya-tanya dalam hati, juga membuat pembeli ragu memesan berbagai menu karena tidak ada harga yang tercantum. Selain itu juga bisa menimbulkan kekecewaan pembeli, ketika harga yang diberikan ternyata juah berbeda dengan perkiraan.
3. Mengelola karyawan secara benar
Jumlah karyawan yang dimiliki harus sesuai dengan kabutuhan usaha. Jangan terlalu banyak sehingga menjadi tidak efisien. Sebaliknya juga jangan terlalu ‘pelit’ menambah karyawan ketika jumlah yang ada sudah tidak sesuai dengan perkembangan usaha.
Buat aturan yang jelas mengenai hubungan antara pemilik dan karyawan. Hak dan kewajiban harus jelas dan diketahui oleh karyawan sejak awal bekerja.
Upah karyawan sebaiknya disesuaikan dengan perkembangan usaha. Kenaikan upah dan pemberian bonus sesuai dengan peningkatan omzet tentunya akan meningkatkan kinerja keryawan.
4. Menyisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha
Keuntungan yang didapat harus disisihkan, antara lain untuk persiapan mengganti perlengkapan usaha yang rusak atau menurun fungsinya dan untuk pengembangan usaha. Salah satu criteria keberhasilan usaha makanan dan minuman kaki lima adalah semakin berkembangnya usaha. Misalnya, jumlah karyawan bertambah, tempat usaha semakin besar dan dapat menampung lebih banyak pembeli, atau cabangnya terus bertambah.
5. Memiliki menu andalan
Biasanya tempat usaha dikenal karena menu andalannya, terutama yang menyajikan berbagai menu. Misalnya usaha aneka es buah. Es telernya bisa dijadikan menu andalan. Tidak sedikit nama usaha yang berasal dari nama menu andalan. sama seperti siomay, walaupun siomaysin belum terkenal, dengan sistem yang unik pasti siomaysin akan terkenal
6. Pelayanan yang professional
Meskipun hanya usaha sekelas kaki lima, pelayanan tetap harus propesional. Tidak membiarkan pembeli menunggu terlalu lama, mendahulukan pembeli yang datang lebih dulu, dan selalu ramah terhadap pembeli merupakan beberapa contoh pelayanan yang profesional dan memuaskan konsumen. Pastikan karyawan yang Anda rekrut sudah diberi pelatihan sebelum memulai membantu usaha. Tidak hanya pengetahuan secara teknis, tetapi juga cara-cara melayani pembeli secara benar dan tulus.
7. Membuka cabang
Selain merupakan salah satu kriteria perkembangan usaha, membuka cabang memberikan beberapa keuntungan. Antara lain produk yang dijual dan merek usaha lebih dikenal masyarakat. Membuka cabang tersebut tidak harus menggunakan modal sendiri. Sistem bagi hasil menggunakan modal tambahan dari orang lain atau sistem waralaba merupakan cara mempercepat pertumbuhan usaha.
8. Menjaga kebersihan dan kerapihan
catering siomay
Menjaga kebersihan menjadi faktor yang sangat penting bagi usaha makanan dan minuman. Kebersihan yang dimaksud meliputi kebersihan tempat, perlengkapan, dan makanan. Tidak hanya itu, kebersihan dan kerapihan pelayanan atau penjual perlu diperhatikan.
9. Kerja keras, cerdas, dan kreatif
Tidak ada cara lain untuk mewujudkan mimpi memiliki usaha makanan dan minuman selain memulainya dan bekerja keras serta cerdas untuk membuatnya lebih berkembang.
Kreativitas harus terus digali untuk menciptakan hal-hal baru pada usaha yang dijalankan. Seluruh aspek usaha mulai dari produk, pelayanan, harga, hingga teknik pengelolaan karyawan terus digali hingga didapatkan yang terbaik.
Diolah dari berbagai sumber

Tuesday, July 8, 2014

Sunday, July 6, 2014

berhenti merokok

Hari ini saya memutuskan untuk berhenti merokok,

Tanggal 7-7-2014

Memutuskan untuk keluar dari perbudakan rokok...

Good bye Djarum super,

Walaupun saat daya nulis ini, buset pikiran saya isinya mau merokok parahhhh,...